Tujuan dan Sasaran

Tujuan.

Menjadikan program studi Rekam Medis Bandung sebagai Program Studi terbaik di Indonesia dengan reputasi Internasional meliputi :

  1. Terselenggaranya pendidikan tinggi terapan bidang Rekam Medis dan Manajemen Informatika Kesehatan yang berkualitas dalam rangka menghasilkan lulusan yang Profesional, Unggul, dan Kompeten yang diakui mutunya oleh dunia kerja Nasional.
  2. Produk penelitian terapan bidang Rekam Medis dan Manajemen Informatika Kesehatan yang menjadi rujukan Nasional yang responsif terhadap permasalahan Masyarakat, Bangsa, dan Negara;
  3. Pengabdian Masyarakat bidang Rekam Medis dan Manajemen Informatika Kesehatan yang mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan;
  4. Tata kelola Program Studi Rekam Medis dan Manajemen Informatika Kesehatan Bandung transparan, partisipatif, akuntabel guna menunjang efektivitas dan efisiensi pemanfaatan sumber daya, kerjasama yang strategis, dan sinergis.

Sasaran.

  1. Meningkatkan sumber daya manusia di tempat bekerja;
  2. Meningkatkan kualitas sarana prasarana tempat kerja;
  3. Meningkatkan kualitas layanan costamer;
  4. Meningkatkan kualitas pelayanan administrasi secara prima;
  5. Meningkatkan kualitas kepuasan para stakeholders.

Kompetensi.

Kompetensi lulusan Program Studi Perekam Medis dan Manajemen Informatika Kesehatan vokasi mengacu kepada Program Pendidikan Diploma III Perekam Medis dan Manajemen Informatika Kesehatan, bahwa kompetensi utama lulusan didasarkan pada Kepmenkes RI Nomor : 377/Menkes/SK/III/2007, tentang standar profesi Perekam Medis dan Informatika Kesehatan serta profil lulusan, yaitu :

  1. Menguasai pengetahuan tentang prinsip-prinsip manajemen dan mengaplikasikan dalam Organisasi;
  2. Mampu mengelola program system informasi Rekam Medis dan Informatika Kesehatan (RMIK);
  3. Mampu merencakan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan program sesuai dengan konsep Manajemen Informatika Kesehatan;
  4. Mampu mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan informasi kesehatan baik manual maupun elektronik berbasis konsep RMIK secara periodic yang dapat dimanfaatkan stakeholders, sesuai etika profesi dan ketentuan yang berlaku;
  5. Mampu mengformulasikan alternative solusi dlam pengelolaan informasi kesehatan dengan menggunakan prinsip-prinsip MIK (Manajemen Informasi Kesehatan);
  6. Mampu mengkomunikasikan hasil analisisnya secara tertulis dan oral di bidang RMIK;
  7. Mampu menentukan kode penyakit dan permasalahan kesehatan serta kode tindakan, sesuai dengan pedoman yang berlaku di Indonesia;
  8. Mampu menelusuri kelengkapan informasi penunjang diagnosis untuk mendapatkan kode penyakit dan masalah terkait kesehatan serta kode tindakan akurat;
  9. Mampu mengelola indeks penyakit, tindakan, kematian, dan indeks dokter, guna kepentingan laporan medis dan statistic serta permintaan informasi pasien secara cepat dan terperinci;
  • Mampu berkomunikasi dengan dokter dalam mengkonfirmasi diagnosis dan tindakan berdasarkan hasil telaah pendokumentasian Rekam Medis;
  • Mampu memformulasikan alternative solusi terkait prosedur pengembangan system informasi kesehatan;
  • Mampu beradaptasi terhadap perkembangan system informasi kesehatan;
  • Mampu merancang dan melakukan survey, tabulasi data, validasi, dan verifikasi data;

Selain itu terdapat kompetensi pendukung yang juga mengacu pada Kepmenkes RI Nomor : 377/Menkes/SK/III/2007, tentang standar profesi Perekam Medis dan Informatika Kesehatan antara lain :

  1. Manajemen Unit Kerja Manajemen Informasi Kesehatan/Rekam Medis;
  2. Perekam Medis mampu mengelola unit kerja yang berhubungan dengan perencanaan, pengorganisasian, penataan dan pengontrolan unit kerja manajemen informasi kesehatan (MIK) atau Rekam Medis (RM) di instansi pelayanan kesehatan
  3. Kemitraan Profesi;

Perekam Medis mampu berkolaborasi inter dan intra profesi yang terkait dengan pelayanan kesehatan.

 

Comments are closed.

Copyright © 2015. APIKES BANDUNG. All Right Reserved